Tampilkan postingan dengan label smp islam al abidin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smp islam al abidin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2016

Supervisi

Supervisi adalah ruh kerja seorang kepala sekolah.  Dalam istilah menajemen kita mengenal POAC yaitu kependekan dari Planning,  Organising,  Actuating & Controlling. Dalam melaksanakan tugas sebagai seorang manajer,  Kepala sekolah harus menguasai dan melaksanakan POAC sebagai acuan kerjanya. Di samping sebagai manajer,  seorang kepala sekolah adalah supervisor yang memastikan perencanaan yang telah dibuat berjalan dengan baik. Pekerjaan supervisor adalah mengawasi,  jadi supervisor di sekolah berfungsi mengawasi kegiatan di sekolah baik itu pembelajaran atau kegiatan lain sehingga berjalan dengam baik sesuai rencana dan tujuan sekolah. 
Dalam melaksanakan fungsinya,  kepala sekolah melakukan pengawasan baik pembelajaran maupun manajerial.  Supervisi ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru dan semua pemangku kepentingan dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan.
Supervisi Pembelajaran
Supervisi pembelajaran menekankan pelaksananaan kegiatan belajar mengajar (KBM) terlaksanan dengan baik. Objek utama supervisi adalah guru. Performa guru dalam merencanakan,  melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran dinilai dalam supervisi ini.  Perencanaan pembelajaran meliputi pembuatan perangkat pembelajaran seperti silabus,  prota,  prosem,  KKM,  dan RPP.  Perangkat tersebut yang menjadi pedoman guru dalam melaksanakan pembelajaran dari segi metode,  materi, bahan ajar,  kompetensi,  alokasi waktu, pembuatan soal sampai dengan skoring/penilaiannya. Kemudian tahap evaluasi adalah guru melakukan penilaian diri terhadap hasil dari perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran atau lebih dikenal reflective teaching.  Dan semua langkah tersebut harus dikontrol oleh kepala sekolah melalui kegiatan supervisi pembelajaran yang selanjutnya dilakukan upaya tindak lanjut dari hasil supervisi berupa diskusi,  konsultasi,  pelatihan dan pemberian contoh. 
Supervisi manajerial
Berbeda dengan supervisi pembelajaran,  supervisi manajerial mengontrol pengelolaan sekolah secara umum bukan di dalam pembelajaran. Supervisi ini meliputi bidang administrasi kesiswaan,  administrasi sekolah,  RAKS,  lingkungan sekolah,  administrasi laboraturium,  administrasi bimbingan konseling dan pembiayaan. Supervisi manajerial ditujukan kepada wakil kepala sekolah bidang kurikulum,  kesiswaan,  sarpras dan humas serta penanggung jawab laboratorium dan bendahara sekolah.
Tindak lanjut dari supervisi ini adalah diskusi,  konsultasi dan pendampingan (jika diperlukan) oleh kepala sekolah.
Ada sebuah ungkapan yang berbunyi kira-kira seperti ini;  tidak ada sekolah yang baik atau buruk tapi yang ada hanyalah sekolah yang dikelola dengan baik atau buruk.  Jadi supervisi adalah ruh dari pengelolaan sebuah lembaga/institusi utamanya sekolah.

Ringkasan materi pelatihan peningkatan kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi,  diselenggarakan di SMP Reginas Pacis Surakarta pada hari sabtu, 17 Desember 2016 oleh Badan Koordinasi Sekolah (BKS)  Kota Surakarta.

Selasa, 06 Desember 2016

UAS Gasal 2016/2017

Setiap pembelajar pasti diuji,  entah pembelajar kehidupan secara umum atau orang yang belajar disiplin ilmu tertentu atau di sekolah. Karena dengan ujian kita bisa tahu kualitas proses yang kita lewati. Niat, keseriusan,  kerja keras dan pengorbanan semua pihak akan diukur kadarnya melalui hasil ujian yang didapat.
Dalam dunia pendidikan,  evaluasi pembelajaran adalah salah satu komponen yang paling vital.  Setelah siswa belajar beberapa standar kompetensi atau materi pelajaran,  guru mengukur daya serap setiap peserta didik terhadap materi pelajaran dengan alat evaluasi baik penugasan,  ujian tingkat kompetensi,  ujian tengah semester,  ujian akhir semester dan ujian sekolah/ujian nasional. Jenis-jenis ujian tersebut berurutan berdasarkan waktu dan cakupan materi.  Dari yang sifatnya ulangan harian sampai ujian  3 tahunan.
Tujuan diselenggrakan ujian yang utama adalah mengukur sejauh mana proses pembelajaran berjalan efektif atau tidak.  Bagaimana guru merencanakan pembelajaran dan mengajar di kelas,  siswa belajar di sekolah atau di rumah,  daya dukung terhadap pembelajaran,  intake peserta didik, metode belajar yang diterapkan dan treatment-treatment khusus kepada beberapa peserta didik akan terlihat dalam hasil ujian.  Setelah itu,  hasil ujian akan dijadikan bahan refleksi dan evaluasi pembelajaran,  baik secara umum yang dilakukan oleh sekolah atau secara khusus yang dilakukan oleh guru dan siswa. Imbasnya adalah ada perbaikan-perbaikan kebijakan dan model pembelajaran sehingga tujuan instruksional bisa benar-benar tercapai.
SMP Islam Al Abidin menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) gasal pada tanggal 5 s.d 9 Desember 2016 yang diikuti 541 siswa kelas 7, 8 dan 9. Materi yang diujikan secara tertulis adalah Matematika, Bahasa Indonesi, Bahasa Inggris, IPA, PKN, IPS, Bahasa Jawa, Bahasa Arab, PAI dan yang dipraktekkan adalah TIK, Olah Raga dan Bahasa Arab. Hasil UAS gasal diharapkan bisa jadi bahan evaluasi pembelajaran semester 1 untuk menghadapi pembelajaran semester gasal dan Ujian Kenaikan Kelas (UKK).

Rabu, 30 November 2016

Terima kasih siswa-siswaku

Setiap saat dan di setiap tempat,  langkah guru selalu diperhatikan, diamati dan diinspirasi oleh siswa.  Segala bentuk perkataan seorang guru masuk ke telinga siswa kemudian dirasakan oleh hati dan diolah akal menjadi sebuah kesimpulan berupa kesan, model dan inspirasi. Guru dituntut memberikan gambar jelas,  kualitas HD dan tidak buram serta yang paling penting membawa 'spirit' pencerahan bagi siapa saja yang menyaksikan.
Kemarin dan hari ini kami diingatkan oleh siswa,  bahwa tugas-tugas kami melekat pada kepribadian, kebiasaan dan karakter yang selalu kami bawa kemana-mana bersama anggota badan dan pakaian kami.  Mohon maaf,  kami masih jauh dari kata sempurna,  banyak kesalahan,  belum menjadi model yang baik dan semoga ini menjadi 'a stepping stone' untuk berusaha menjadi seperti apa yang kalian harapkan.  Dan sekali lagi terima kasih untuk pagi ini, apresiasi dan rasa hormat sudah kalian persembahkan pada kami,  guru-guru kalian.  semoga hari ini mewakili 7 hari dalam 1 minggu ke depan, minggu ini mewakili 4 minggu dalam satu bulan ke depan, Bulan ini mewakili 12 Bulan dalam setahun ke depan dan tahun ini mewakili bertahun-tahun lagi bagi kita dan kalian berkarya sebagai pawang-pawang kehidupan. Semoga Allah senantiasa menaungi kita dan mengabulkan doa-doa ini.

Jumat, 25 November 2016

Hari Guru Nasional 2016

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 25 November 2016,  SMP Islam Al Abidin menyelenggarakan upacara bendera. Ada yang istimewa pada upacara kali ini, yaitu petugas upacara semua adalah guru.  Pemimpin upacara,  protokol, pengibar bendera,  pembawa teks,  pembaca doa dan UUD,  komandan pleton dan regu paduan suara semua dari unsur guru. Tidak mau kalah dengan siswa dalam melaksanakan tugas, guru-guru tampak fasih dalam membawakan setiap tugas mereka. Beberapa saat setelah upacara selesai, peserta upacara dan semua guru diminta untuk tidak meninggalkan lapangan. Kemudian ada beberapa anak yang sudah disiapkan sesuai dengan jumlah guru memberikan bingkisan,  kembang dan balon sambil mengucapkan 'selamat hari guru, semoga diberikan hidayah,  kesabaran dan rejeki yang cukup' dan masing-masing guru langsung menjawab 'aamiin' kemudian guru dan siswa saling bersalaman dan berpelukan.
Bersamaan dengan momen mengharukan tersebut dua orang siswa putri maju ke tengah lapangan memandu siswa lain menyanyikan hymne guru dan satunya sambil membaca puisi untuk guru. Setelah selesai semua prosesi upacara dan 'tanda' bakti siswa kepada guru,  osis selaku panitia menyelenggarakan beberapa 'events' seperti lomba memasak guru Putri dan lomba tenis meja untuk guru Putra.  Sementara siswa di masing-masing kelas menghias nasi tumpeng.  Tumpeng yang dihadirkan juga sangat kreatif dan menarik; ada yang membentuk miniatur sekolah,  candi borobudur,  rumah dan ada bentuk tumpeng asli dengan ornamen-ornamen lauk yang ditata rapi.  Itulah kemeriahan dan kebahagian yang dihadirkan oleh keluarga besar SMP Islam Al Abidin.
Semoga dengan perayaan hari guru ini, semua warga sekolah mendapat pelajaran dan hikmah.  Guru menjadi semakin mencintai profesinya sebagai pendidik,  siswa semakin semangat belajar dan menaruh rasa hormat pada guru serta orang tua dan masyarakat mendukung penuh proses pendidikan di sekolah. 

Selasa, 22 November 2016

Debat Calon Ketua Osis

Debat sering dimaknai dengan aktivitas saling menyampaikan pendapat di ruang tertentu yang tujuannya adalah mendapatkan kemenangan argumen. Debat secara umum sering juga berakhir dengan efek-efek lain seperti saling mencerca, ingin menang sendiri, tidak saling menghargai, bahkan yang lebih parah sampai memutuskan silaturahmi. Dan Islam menyeru kita untuk menghindari perdepatan tanpa ada ujung pangkal dan kemaslahatannya.
Umar Bin Khattab berkata :

لا يجد عبد حقيقة الإيمان حتى يدع المراء وهو محق ويدع الكذب في المزاح وهو يرى أنه لو شاء لغلب

“Seseorang tidak akan merasakan hakikat iman sampai ia mampu meninggalkan perdebatan yang berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran, dan meninggalkan berbohong meskipun hanya bercanda padahal ia tahu seandainya ia mau ia pasti menang dalam perdebatan itu”

Pagi ini siswa Smp Islam Al Abidin mendapatkan pembelajaran dalam rangka debat calon ketua Osis 2017/2018. Sebelum debat dimulai,  moderator menyampaikan apa itu definisi dan esensi dari debat itu. Bahwa debat adalah bagian dari diskusi untuk mempertemukan gagasan,  ide atau pendapat yang berbeda.  Sehingga muncul gagasan dan ide baru yang lebih matang,  baik dan berterima untuk semua pihak. Dalam konteks debat calon ketua osis kali ini, panitia pemilihan memberikan ruang kepada seluruh kandidat untuk menyampaikan visi,  ide dan gagasan yang tersusun dalam program kerja mereka. Selain itu,  debat kali ini juga untuk memberikan bahan pertimbangan bagi calon pemilih untuk menentukan calon yang terbaik menurut mereka.
Dan ini adalah miniatur kepemimpinan yang akan menjadi bagian utama dalam pembangunan peradaban masa depan.

#pakissmpislamalabidin

Senin, 14 November 2016

PAKIS 2016

Islam mengajarkan kita untuk memilih pemimpin yang baik. Jangankan dalam urusan bernegara atau organisasi. Dalam melakukan 'safar'pun,  kita harus menunjuk seorang ketua atau koordinator selama melakukan 'safar'. Tentu saja,  pemimpin yang ditunjuk adalah orang yang mempunyai akhlak paling baik, paling dekat dengan teman-temannya, paling dapat mengutamakan kepentingan orang lain (tidak egois) dan senantiasa mencari kesepakatan rombongan (musyawarah).
Sebagai sebuah organisasi,  OSIS mempunyai peran dan tanggung jawab melaksanakan program-program pemberdayaan siswa. Sehingga reorganisasi secara berkala perlu dilakukan untuk membelajarkan kepemimpinan kepada lebih banyak siswa. 
Dan mulai saat ini,  OSIS melaksanakan program kaderisasi yaitu menyiapkan pimpinan OSIS masa khidmat selanjutnya. Sebelum pemilihan, digelar sosialisasi untuk menjaring minat siswa mendaftar sebagai calon ketua maupun pengurus.  Setelah itu ada 'fit and proper test' untuk menilai modal dasar calon sebagai pemimpin.
Setelah proses seleksi dan mendefinitifkan calon ketua,  diselenggarakan Pemilihan Ketua Osis (PAKIS)  2016/2017 dengan sistem Langsung,  Umum,  Bebas dan Rahasia (LUBER). Penghitungan suara dilaksanakan secara langsung dan terbuka untuk mengetahui Ketua Osis terpilih. 
Kemudian,  ketua osis terpilih,  ketua osis demisioner dan beberapa dewan pengurus serta didampingi perwakilan dewan guru membentuk formatur untuk merumuskan struktur organisasi, internalisasi visi dan misi kepada ketua dan pengurus baru, penyusunan program kerja dan persiapan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Setelah semuanya 'fix' dilakukan pelantikan kepengurusan baru dan serah terima jabatan dari kepengurusan lama dan mereka sudah bisa secara resmi melaksanakan masa khidmatnya untuk kemaslahatan semua,  khususnya siswa.

---------
pemilihan Ketua OSIS dijadikan ajang untuk menyemai bakat-bakat yang secara fitrah melekat di setiap manusia sebagai khalifah di muka bumi.  Sehingga kedepan mereka tidak hanya bisa memimpin tapi juga bisa memilih pimipin yang baik.

Rabu, 02 November 2016

Ciptakan Kesulitan & Ketidaknyamanan

Sebuah pepatah Tiongkok mengatakan bahwa 'kesuksesan itu akan diperoleh dengan tidur di atas kayu bakar dan mencicipi empedu'. Artinya tidur di atas kayu bakar itu sama sekali tidak nyaman,  sakit,  dan bisa-bisa melukai tubuh kita dan mencicipi empedu itu biangnya rasa pahit.  Jadi kesusksesan maupun kejayaan bukan dirintis dari kebiasaan-kebiasaan yang nyaman, mudah, manis,  dan enak tapi melalui tempaan kesulitan dan ketidaknyamanan yang tercipta alamiah atau sengaja diciptakan sendiri.
Anak-anak ini telah secara sadar menciptakan kesulitan dan ketidaknyamanan mereka.  Seharusnya bisa istirahat mereka memilih beraktifitas,  bisa berteduh mereka memilih berpanas-panasan dan bisa bermain mereka memilih serius berlatih.
Dan hasilnya tidak hanya untuk sebuah event yang akan mereka jalani,  tapi masa depan yang lebih panjang dan terjal lagi.

Mereka adalah tim Pasukan Pramuka Inti Al Abidin (PASKIAL)  yang akan ambil bagian dalam Kemah Wilayah (KEMWIL)  JSIT Jawa Tengah,  di Bumi Perkemahan AKMIL Magelang,  tanggal 4 s.d 8 November 2016.

Semoga sukses dan istiqomah..

Minggu, 30 Oktober 2016

Hari menabung sedunia 'Menabung sedekah untuk dunia-akhirat'

Zaman saya SD dulu,  banyak himbauan/program pemerintah untuk menabung dan berhemat. Bahkan doktrin itu diselipkan dalam pembelajaran dengan slogan 'hemat pangkal kaya',  'menabung untuk masa depan' dan banyak ujaran-ujaran lain agar siswa menyisihkan uang jajan untuk ditabung.

Bahkan ada sebuah bank daerah, PD.  Bank Pasar,  yang melayani tabungan anak SD dengan nominal simpanan yang sangat kecil.  Tentu saja tujuannya adalah melatih anak mengelola keuangan dan berhemat untuk kebutuhan mendesak atau masa depan.  Dalam jangka 3 sampai 4 tahun sudah kelihatan hasil dari tabungannya dan bisa kita nikmati saat itu juga.

Untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih baik, Islam mewajibkan kita untuk menabung amal,  salah satunya melalui bersedekah. Sedekah adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan DIA berjanji akan menggantinya (sedekah kita) berlipat-lipat entah di dunia atau akhirat. Juga dengan sedekah melatih kita untuk berempati,  ikut merasakan apa yang saudara-saudara kita rasakan,  meringankan beban saudara-saudara yang kesulitan,  dan memperkuat jalinan ukhwah antar umat Islam.

Mari manfaatkan Program Tabung Sedekah Keluarga (TSK) untuk menambah pundi-pundi amal kita selagi dalam keadaan lapang dan berkecukupan. InsyaAllah melalui LAZIS Al Abidin Surakarta sedekah anda akan disalurkan kepada yang berhak menerima.

#sedekah
#tabungsedekahkeluarga

Visi, 'Passion', Karakter Pemenang


Kalau sepak bola hanya urusan skill,  tentu L.  Messi tidak butuh seorang Pep Guardiola dan CR7 tidak butuh seorang Jose Mourinho.

Kalau bertinju hanya urusan tenaga,  tentu Muhammad Ali dan Mike Tyson tidak butuh pelatih.

Mereka semua butuh seseorang visioner yang bisa mengarahakan dan menemani ke tujuan
Menanamkan kecintaan pada olah raga yang digeluti
Memotivasi setiap 'ups and downs' of life
Peracik strategi yang briliant

Maka Edmund Hillary,  seorang penakluk pertama Mount Everest, yang ahli dan lihai dalam pendakian harus didampingi oleh seorang Tenjin Norgay,  orang setempat yang tahu betul bagaimana kondisi dan medan,  peka terhadap situasi dan menjadi teman setia selama di perjalanan.

#joinsmpislamalabidin

Kamis, 13 Oktober 2016

Peran

Bp. Bambang Sugiarto, Seorang budayawan dan pegiat teater di Solo pagi ini memberikan motivasi kepada siswa kelas 9 tentang bagaimana menjalani dan mensyukuri hidup. 

Dengan pengalaman sebagai seorang seniman,  sutradara sekaligus pemain teater beliau membawa siswa memahami bahwa hidup adalah proses panjang menuju satu tujuan yaitu mulia di dunia dan di hadapan Allah SWT.

Dengan gestur yang menarik,  beliau menyampaikan motivasi khas seorang seniman panggung; ekspresif,  substantif dan sekali-kali mengeluarkan 'jokes' ringan.

Beliau juga menekankan untuk tidak hanya mengasah otak kiri saja,  tapi juga otak kanan dimana dari sana muncul ide-ide kreatif, pikiran 'out of the box',  peka,  berani,  dan kemampuan untuk 'survive' di segala medan dan situasi.

Di sesi refleksi,  pak Bambang mengajak siswa untuk 'flashback' atau mengingat kembali untuk apa kita diciptakan dan bagaimana harus berkarya.

Semoga semakin memantapkan langkah para siswa dalam menentukan peran dan mengasah kemampuan mereka menjadi pemeran yang baik dan bermanfaat bagi alam seisinya.

#fridaymotivation
#sukses
#biidznillah

Senin, 03 Oktober 2016

PAPDB 2017/2018

Now open,

Pendataan Awal Peserta Didik Baru (PAPDB)
Smp Islam Al Abidin Kota Surakarta
(Full day & Boarding School)

Bagi putra dan putri bapak/ibu yang saat ini kelas 6 SD/ MI dan sudah berencana untuk melanjutkan ke sekolah full day atau boarding.. mari merapat segera ke SMP Islam Al Abidin.

Untuk putra dan putri anda yang istimewa, kami beri kesempatan bergabung dengan kami di gelombang istimewa ini.

SMP Islam Al Abidin adalah sekolah yang menawarkan konsep full day school dan boarding yang di dalamnya ada pembinaan Karakter/akhlak, Ibadah, Keterampilan dan Pengetahuan.

Kurikulum yang kami pakai adalah;
Kurikulum Nasional, Kurikulum Internasional (Cambridge), Kurikulum Islam Terpadu (JSIT) dan Kurikulum Khusus (Tahfidzul Quran, Leadership, dan peminatan)

Keunggulan:
Program kelas tahfid 10 juz dan International Class Program (Cambridge-T2EDI), ICT- product based learning, Character Building, boarding, full day school, dan sejak 2011 telah meraih ratusan prestasi akademik dan non-akademik tingkat nasional, provinsi maupun kota.

Kami buka kesempatan emas bagi generasi terbaik bangsa untuk bergabung bersama kami.

Pendaftaran Gelombang Istimewa:
21 September s.d 22 Oktober 2016
Materi Test:
Matematika, IPA, IPS, B. Inggris dan Baca Al Quran

Dapatkan juga beasiswa up to 100% bagi siswa yang berprestasi.

Di jln. Tarumanegara 3 no. 8, Banyuanyar, Banjarsari, Kota Surakarta atau kunjungi website; www.smpi.alabidin.sch.id,
office: 0271-7651873

CP:
Ms. Sinta 0818 0457 1985/ 0858 6735 9536, Ms. Luki   0878 37702085

#papdb2017/2018
#movingtogethertothebrightness

Rabu, 31 Agustus 2016

'Semu Mentri'

Sebuah pepatah jawa; 'semu mentri, esem bupati, dhupak kuli' menggambarkan kualitas diri ketika berhubungan dengan orang lain dan pelaksanaan terhadap amanah dan tanggung jawab. 
Manusia kualitas kuli harus senantiasa didhupak (red: ditendang) untuk bekerja, berbuat sesuatu atau melakukan kepatuhan terhadap peraturan dan pekerjaan. Level di atasnya adalah bupati, dimana perlu ada gestur seperti eseman (senyuman) terlebih dahulu untuk tahu kesalahnnya apa dan bagaimana harus menuntaskannya. Dan yang paling atas adalah manusia kualitas menteri yang hanya dengan semu (samar) sudah tahu harus berbuat apa, apa yang kurang, dan bagaimana harus mengatasinya. Maka, ketika kita bermimpi menjadi menteri atau selevelnya, mulai sekarang harus berlatih untuk senantiasa mengemban amanah sebaik-baiknya, mengevaluasi diri secara berkala, disiplin dan bertanggung jawab.
Kebiasaan disuruh oleh orang tua lama kelamaan akan membentuk kita sebagai orang yang bermental kuli. Pagi harus dibangunkan, shalat harus disuruh, mandi harus diingatkan, belajar harus ditunggui dan kebiasaan harian lain yang harus menunggu instruksi terlebih dahulu. Mulai sekarang ubah kebiasaan, siapkan jam waker untuk membangunkan kita setiap pagi, tetapkan jadwal harian dan perjuangkan untuk menepatinya. 
Ingat, kita sudah berada di era global yang hampir tanpa sekat, persiapkan diri kalian untuk menjadi kompetitor yang unggul atas umat dan negara-negara yang lain.
Sepenggal pesan untuk siswa level 7, 8 dan 9 dalam briefing pagi ini.





'Para Pendekar'

Bismillah,
Sempat teringat dengan film-film kungfu masa lalu. Ada sebuah film (saya lupa judulnya) menayangkan sebuah episode kehidupan remaja desa di Cina yang dihadapkan dengan beberapa pilihan menyongsong masa dewasanya; pilihan pertama, mereka tetap tinggal di desa mewarisi ternak dan ladang orang tua. Kedua, pergi ke kota berdagang atau menjadi pekerja kasar atau pilihan yang ketiga, pergi mengembara dari gunung satu ke gunung yang lain mencari perguruan silat untuk menempa mental, jiwa dan fisik mereka. Tentu mengambil pilihan ketiga lebih banyak resikonya; ketemu perampok dijadikan budak, bertemu dengan binatang buas, tersesat, kehabisan bekal di perjalanan, belum tentu diterima di perguruan yang dituju dan banyak yang akhirnya menyerah kembali ke desa. Tapi, bagi yang bertahan, mereka akan mendapatkan perguruan silat dan belajar bersungguh-sungguh sehingga mendapatkan gelar pendekar dengan menguasai keahlian dan kecakapan tertentu. Dan mereka akan turun gunung membawa keahlian mereka untuk 'survive" dan berjaya di kehidupan dewasanya.
Malam ini melihat wajah-wajah siswa Boarding Putra Smp Islam Al Abidinyang penuh kecerian dan semangat. Mereka datang dari penjuru daerah, dari yang terdekat Solo Raya sampai yang terjauh Palembang dan Merauke. Semoga kelak mereka akan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, kapabel, berkarakter dan tentu saja sholih serta menjadi 'pendekar-pendekar' di bidang mereka masing-masing.





Dikejar Deadline

Mereka sudah mengenal;
Tenggat
Lembur
Target

Target adalah sesuatu yang harus kau hadapi. karena hidup ini adalah mengukir prestasi sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya. 'khairunnas anfauhum linnas', sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya. untuk menjadi bermanfaat kita harus mengukir banyak kebaikan dan prestasi dalam hidup kita, sehingga yang kita hasilkan akan membawa dampak bagi orang lain. Sehingga, hiduplah kalian dengan target-target yang kalian tentukan sendiri sebelum orang lain menentukan target-target kalian. berjuanglah, karena masa depan kalian masih panjang. 
_________
Semoga semangat mereka (Siswa level 8) dalam mempersiapkan Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) 2016 membuahkan hasil manis. 'Hasil InsyaAllah tidak akan menghianati proses'.